Depok, 13 September 2026 - Sebanyak enam organisasi mahasiswa (Ormawa) Al-Hikam Depok resmi memiliki kepengurusan baru setelah dilantik dalam Pelantikan Akbar Ormawa Al-Hikam Depok, Minggu (13/9/2026). Kegiatan yang digelar Yayasan Al-Hikam Depok di selasar Masjid Al-Hikam Depok tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus penguatan kaderisasi organisasi mahasiswa.

Enam organisasi yang dilantik terdiri dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Putra, DEMA Putri, Media Center, Pusat Pelayanan Kesehatan (Pusyankes), Takmir, dan Jagantara. Kepengurusan baru masing-masing dipimpin oleh Muhammad Nur Faizud-Daroini Az-Zulfi sebagai Ketua DEMA Putra, Miladia Ummul Quro sebagai Ketua DEMA Putri, Surya Norindra sebagai Ketua Media Center, Iklil sebagai Ketua Takmir, Ismail sebagai Ketua Pusyankes, dan Hasbiyalloh Ahsanud Zikri sebagai Ketua Jagantara.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, enam organisasi mahasiswa Al-Hikam Depok diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menghadirkan inovasi, serta mempersiapkan kader penerus untuk menjaga keberlangsungan organisasi di masa mendatang.

Pergantian kepengurusan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Pengasuh Pesantren Al-Hikam Depok, KH Muhammad Yusron Shidqi, dalam sambutannya menegaskan bahwa regenerasi merupakan bagian dari keberlangsungan sebuah lembaga dan organisasi.

Ia mengingat kembali pesan almarhum KH Hasyim Muzadi, “Pondok tidak boleh berusia seperti pendirinya”

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa keberlangsungan organisasi tidak hanya bergantung pada pengurus yang sedang menjalankan amanah, tetapi juga pada kesiapan generasi yang akan melanjutkan kepemimpinan.



Menurut Gus Yusron, kaderisasi perlu dipersiapkan sejak awal masa kepengurusan. “Tanpa proses regenerasi yang tepat, produktivitas organisasi berpotensi mengalami naik turun secara drastis,” tegasnya.

Karena itu, para pengurus baru diharapkan tidak hanya fokus menjalankan program kerja, tetapi juga mulai menyiapkan kader penerus.

Gus Yusron juga mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan masa perkuliahan dengan terus mengembangkan kemampuan diri.

“Jangan sampai para mahasiswa itu punya waktu menganggur. Kembangkan apa yang bisa kamu kembangkan, pelajari apa yang bisa kamu pelajari, dalam tanda petiknya self-education.”

Pesan serupa disampaikan Ketua STKQ Al-Hikam Depok, Dr. Subur Wijaya, M.Pd.I. Berangkat dari pengalamannya ketika menjadi presiden BEM, ia mendorong para pengurus baru untuk aktif mengambil peran dalam menentukan arah organisasi.

Dr. Subur mengutip pernyataan pakar manajemen Prof. Rhenald Kasali, “Be a driver, not a passenger.” Menurutnya, pengurus organisasi perlu menjadi penggerak yang mampu menghadirkan gagasan dan inovasi, bukan sekadar mengikuti jalannya kepengurusan.

Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan organisasi dan lingkungan kampus sebagai ruang pengembangan potensi. 

Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dan prosesi pengambilan ikrar bagi pengurus baru masing-masing organisasi.

Setelah prosesi pelantikan, seluruh pengurus yang dilantik mengikuti pembacaan ikrar kepengurusan yang dipimpin oleh Ustaz Arif Rahman. Ikrar tersebut menjadi simbol kesanggupan para pengurus untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab organisasi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para hadirin mengikuti setiap prosesi hingga akhir acara. Setelah doa yang dipimpin oleh Ustaz Dr. Ali Fitriana Rahmat, M.Ag., kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para pengurus yang telah dilantik dan seluruh hadirin sebagai dokumentasi dimulainya masa kepengurusan baru.

Acara turut dihadiri sejumlah asatidz Pesantren Al-Hikam Depok, di antaranya Ustaz Arif Rahman, Ustaz Ahmad Syauqi Habibie, Ustaz Agus, Ustaz Syaifullah, Ustaz Suladi, Ustaz Ali Fitriana, dan Ustazah Yuhanit.