Depok, 7 Oktober - Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) melalui kegiatan silaturahmi antara kedua institusi yang dilanjut dengan penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Ruang Auditorium STKQ Al-Hikam. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antarlembaga pendidikan serta membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan Islam.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua STKQ Al-Hikam Depok, Dr. Subur Wijaya, M.Pd.I., Ketua Yayasan Al-Hikam, Prof. Arif Zamhari, Ph.D., serta sejumlah ustaz dan mahasiswa-mahasiswi STKQ Al-Hikam Depok. Dari pihak UIII, kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Prof. Yanwar Pribadi, beserta empat perwakilan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Studi Islam UIII, Prof. Yanwar Pribadi, menyampaikan pentingnya membangun hubungan dengan lembaga pendidikan di lingkungan sekitar kampus. Ia menjelaskan bahwa UIII telah menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan berbagai lembaga luar negeri, tetapi tetap ingin mempererat hubungan dengan institusi pendidikan yang berada di Depok.
“Kami sudah banyak menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan berbagai lembaga luar negeri. Karena kampus kami ini berada di Kota Depok, kami tidak akan melupakan daerah yang kami tinggali. Karena itulah, kami ingin mempererat hubungan antara UIII dan STKQ Al-Hikam,” ujar Prof. Yanwar Pribadi.
Ketua Yayasan Al-Hikam, Prof. Arif Zamhari, Ph.D., juga menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut dapat mendukung kelanjutan amanah almarhum KH. Hasyim Muzadi dalam mengembangkan peran santri hingga tingkat internasional.
“Semoga dengan adanya kerja sama dengan UIII (Universitas Islam Internasional Indonesia) bisa menjadi langkah yang baik untuk kita semua dalam mengemban amanah Abah Hasyim Muzadi hingga tahap internasional,” ujar Prof. Arif Zamhari.
STKQ Al-Hikam Depok merupakan perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Al-Hikam yang diprakarsai oleh almarhum KH. Hasyim Muzadi sebagai wadah bagi para penghafal Al-Qur’an untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Salah satu programnya adalah ProSakti (Program Masa Bakti), yaitu program pengabdian masyarakat selama satu tahun bagi mahasiswa tingkat akhir setelah menyelesaikan sidang, dengan penempatan di berbagai wilayah, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di luar Pulau Jawa.
Sementara itu, UIII merupakan perguruan tinggi negeri yang didirikan Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016 pada 29 Juni 2016. Kampus yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) tersebut memiliki orientasi internasional dengan mahasiswa dan tenaga pengajar yang berasal dari berbagai negara.
Selain kajian keislaman, UIII juga menyediakan berbagai bidang keilmuan lain seperti ilmu politik, ekonomi, hubungan internasional, hingga kajian sosial.

