Profil

SEJARAH

Sejarah STKQ

Awal Gagasan dan Latar Belakang


Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok lahir dari gagasan besar KH. Ahmad Hasyim Muzadi, pendiri Pesantren Mahasiswa Al-Hikam. Beliau melihat perlunya lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada penghafalan dan pengkajian Al-Qur’an, tetapi tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dari pemikiran tersebut, lahirlah konsep pendidikan tinggi yang mengintegrasikan hafalan, tafsir, ulumul Qur’an, serta pembinaan karakter melalui lingkungan pesantren.

Gagasan tersebut diwujudkan ketika STKQ Al-Hikam resmi dibuka pada 9 Januari 2011 di kompleks Pesma Al-Hikam Depok. Peresmian ini dihadiri oleh tokoh-tokoh besar seperti Syaikh Wahbah Az-Zuhaili dan KH. Quraish Shihab. Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi simbol kuatnya fondasi keilmuan serta dukungan para ulama terhadap berdirinya STKQ.

Pengakuan Resmi (SK Tahun 2012)


Pada tahun 2012, STKQ Al-Hikam mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah melalui Surat Keputusan Pendirian Nomor 2345 Tahun 2012. Dengan diterbitkannya SK tersebut, STKQ Al-Hikam diakui sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang menyelenggarakan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Sejak itu, STKQ menjadi salah satu pusat studi Qur’ani yang berbasis akademik.

Pengembangan Sistem Pendidikan Qur’ani


Sejak berdiri, STKQ Al-Hikam menerapkan sistem pendidikan yang khas. Mahasiswa dibimbing untuk menghafal Al-Qur’an sekaligus mendalami tafsir, qira’at, dan ulumul Qur’an secara komprehensif. Kehidupan berasrama menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter, sehingga para mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

Wisuda Perdana Tahun 2016


Pada 1 November 2016, STKQ Al-Hikam menyelenggarakan wisuda perdana. Momentum ini menjadi tonggak sejarah penting, karena untuk pertama kalinya kampus menandai keberhasilan dalam melahirkan lulusan sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang telah melalui proses pendidikan intensif sejak peresmian kampus.

Perkembangan Hingga Saat Ini


Dalam rangka mendukung kegiatan akademik, STKQ membentuk HIKAMI: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebagai wadah publikasi ilmiah. Jurnal ini menjadi ruang untuk mengembangkan penelitian, kajian, dan diskursus ilmiah di bidang studi Al-Qur’an.Hingga hari ini, STKQ Al-Hikam Depok terus berkembang sebagai lembaga pendidikan tinggi Qur’ani yang memegang teguh visi pendirinya. Kampus ini berkomitmen melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Dengan pendekatan akademik yang kuat dan pembinaan karakter khas pesantren, STKQ terus menjadi rumah bagi para calon cendekia Al-Qur’an.