DEPOK - Muhammad Surya Norindra resmi terpilih sebagai Ketua Media Center Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STKQ) Al-Hikam Depok untuk periode 2026-2027. Kepastian ini diperoleh melalui mekanisme pemungutan suara elektronik yang digelar pada Jumat malam, 3 Juli 2026, ba'da salat Isya, bertempat di Perpustakaan Al-Hikam Depok.
Surya unggul tipis atas dua rivalnya dengan perolehan 41,2 persen suara. Ia mengalahkan Antoni Rizki yang berada di posisi kedua dengan 39,7 persen suara, serta Faisol Abrori yang mengumpulkan 19,1 persen suara. Hasil pemungutan suara dibacakan langsung oleh panitia teknis pemilihan, Habiburrahman, di hadapan seluruh anggota Media Center yang hadir.
Proses pemilihan berlangsung secara daring menggunakan telepon seluler masing-masing peserta. Setiap anggota yang memiliki akun hanya berhak memberikan satu suara, dan hak pilih hanya diberikan kepada anggota yang hadir langsung di lokasi acara saat proses pemungutan suara berlangsung. Tautan pemilihan dibagikan melalui grup Media Center putra maupun putri sebelum peserta diberi waktu satu menit untuk memberikan suara.
Sebelum proses pemungutan suara, ketiga kandidat lebih dahulu menyampaikan visi dan misi mereka secara bergiliran, masing-masing diberi waktu maksimal lima menit. Faisol Abrori, kandidat nomor urut 01, mengusung visi mewujudkan Media Center yang profesional, kreatif, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai Islami. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab sebagai fondasi sebelum menjalankan program kerja.
Kandidat nomor urut 02, Antoni Rizki, menawarkan visi menjadikan Media Center sebagai ekosistem kreatif dan rumah berkarya yang hangat, profesional, serta adaptif. Ia menyoroti pentingnya kekeluargaan di antara anggota sebagai kunci menghasilkan karya yang berkualitas.
Sementara itu, Surya Norindra selaku kandidat nomor urut 03 mengangkat visi mewujudkan Media Center sebagai pusat media yang aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam mengembangkan potensi anggota. Ia merumuskan lima misi utama, di antaranya membangun ekosistem kerja yang kolaboratif dan profesional melalui sinergi antar divisi, serta menghadirkan ruang pengembangan yang progresif bagi seluruh anggota.
Acara turut dihadiri jajaran pembimbing Media Center, yakni Ustadz Ahmad Syauqu Habibie Lc., M.Si., dan Ustadz Ema Ainun Najib. Dalam sambutannya, Ustadz Syauqu menyoroti keterbatasan peralatan multimedia yang dimiliki Media Center Al-Hikam Depok dibandingkan lembaga sejenis, sekaligus mendorong pengurus baru untuk memperluas jangkauan pemberitaan ke media nasional, tidak hanya mengandalkan platform internal. Adapun Ustadz Ema Ainun Najib berpesan agar tata kelola organisasi dan komunikasi antaranggota terus dibenahi, termasuk penyiapan kaderisasi yang lebih terstruktur bagi anggota baru.
Ketua Media Center periode sebelumnya, Muhammad Asdar Arsyad, turut menyampaikan sambutan perpisahan sekaligus permohonan maaf atas kebijakan-kebijakan yang mungkin belum sepenuhnya tepat selama masa kepemimpinannya. Ia berterima kasih kepada seluruh anggota yang telah mencurahkan waktu, tenaga, bahkan peralatan pribadi demi keberlangsungan kegiatan Media Center.
Usai pengumuman hasil pemilihan, acara dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan dari ketua demisioner kepada ketua terpilih. Dalam sambutan pertamanya sebagai ketua baru, Surya Norindra mengaku tidak menyangka akan terpilih memimpin Media Center. Ia menegaskan bahwa memimpin organisasi bukan soal siapa yang paling unggul, melainkan soal kesediaan untuk mendengar, menerima masukan, dan bekerja sama dengan seluruh anggota.
Rangkaian acara pemilihan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Abdullah Khoirul Azam.
