Bogor - Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok secara resmi dimulai di Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026). Kegiatan pembukaan yang digelar di Aula Kantor Desa Tapos 1 tersebut turut dihadiri oleh Camat Tenjolaya, jajaran perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Camat Tenjolaya, Apid Junaedi, menyambut baik pelaksanaan KKN STKQ Al-Hikam Depok di wilayahnya. Ia menilai kehadiran para mahasiswi, yang sebagian di antaranya merupakan hafizah, dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam aspek sosial dan keagamaan.

Menurut Apid, pemilihan Desa Tapos 1 sebagai lokasi KKN menjadi kesempatan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang sesuai dengan kompetensi para mahasiswi. Ia juga berharap keberadaan mereka dapat membawa manfaat sekaligus keberkahan bagi masyarakat sekitar.

Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada STKQ Al-Hikam Depok yang telah memilih wilayah kami sebagai lokasi KKN. Para mahasiswi yang datang merupakan para hafizah. Semoga kehadiran mereka dapat memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan keagamaan,” ujar Apid Junaedi.



Ia juga berharap program yang dijalankan selama KKN tidak berhenti setelah masa pengabdian selesai, tetapi dapat menjadi awal dari kegiatan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan pendidikan kepada masyarakat, terutama dalam membangun budaya membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur’an,” tambahnya.

16 Mahasiswi Laksanakan Program BBHQ

Sementara itu, Ketua KKN STKQ Al-Hikam Depok, Khoirotul A’yun, menyampaikan bahwa sebanyak 16 mahasiswi diterjunkan untuk mengikuti program KKN di Desa Tapos 1. Para peserta akan menjalankan sejumlah kegiatan pengabdian yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, termasuk program BBHQ.